Halaman

Jumat, 31 Januari 2020

Berbahagialah Suami! Rejeki Mengalir Tiada Henti Berkat Sifat Istri



Rasulullah SAW adalah figur teladan yang sangat memuliakan istri-istrinya.

Rasullullah SAW selalu berrcanda bersama istri beliau dan sampai mengikuti tingkat berpikir mereka dalam bekerja dan bersopan santun sampai-sampai diriwayatkan bahwa Rasullullah SAW pernah berlomba lari dengan Aisyah.
(Imam Al-Ghazali)

"...Dan mereka (istri-istrimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat." (an-Nisaa' [4] : 21)

Diantara Wasiat-wasiat Rasullullah saw. adalah
"Takutlah kepada Allah. Takutlah kepada Allah (dalam masalah) perempuan karena mereka adalah tawanan ditanganmu. Engkau ambil mereka dengan amanah Allah dan halal kemaluan mereka bagimu dengan kalimat Allah."

Ketahuilah bahwa tidak menyakiti istri belumlah cukup untuk dikatakan sebagai sikap yang baik terhadap mereka,tapi juga harus bersabar terhadap gangguan mereka dan mau memaafkan kecerobohan dan kesalahan mereka.

Anas r.a. berkata,
"Rasullullah saw. adalah orang yang menyayangi kaum perempuan dan anak-anak."

Himbauan untuk para istri, peliharalah sifat-sifat yang membantu mendatangkan rezeki bagi suami. teruslah menebar sifat baik dan taat pada Allah,rezeki suami bisa mengalir lancar tiada henti bila istri mampu menjalankan dalam hati yang ikhlas mengharap ridha Allah.

Dikutip dari kabarmuslimah, berikut sifat-sifat istri yang bisa jadi akan mendatangkan rezeki bagi suaminya:

1) Wanita yang taat pada Allah dan rasul-Nya

Ada empat faktor yang menjadi pertimbangan sebelum menikahi seorang wanita, yaitu kecantikannya, keturunannya, hartanya dan agamanya. Kita diperintahkan untuk memilih wanita karena faktor agamanya, beruntung sekali jika bisa mendapatkan keempatnya.

Wanita yang taat pada Allah dan Rasul-Nya akan membawa rumah tangga menuju surga, menuju ketentraman.

Rumah tangga yang tentram, nyaman, bahagia adalah rezeki yang sangat berharga. Rumah tangga yang dinahkodai suami yang shalih didampingi istri yang shalihah akan menjadikan rumah tangga itu berkah, menghasilkan anak-anak yang salih atau shalihah, mendapatkan ridha dan rahmat Allah.

2) Wanita yang taat pada suaminya

“Jika aku boleh menyuruh seseorang untuk sujud kepada orang lain niscaya aku akan menyuruh seorang istri untuk sujud kepada suaminya,” (H.R. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Selama mana perintah suami tidak bertentangan dengan agama, maka istri wajib mentaatinya. Ketaatan seorang istri pada suaminya akan membuat hati suami tenang dan damai dan bisa menjalankan kewajibannya mencari rezeki yang halal untuk keluarga. Akan halnya wanita yang berkarier di luar rumah bisa tetap bekerja sepanjang suaminya mengizinkan dan kewajibannya untuk menjaga diri dengan baik di tempat kerja.

“Laki-laki adalah pemimpin atas wanita karena Allah telah melebihkan sebagian dari mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita) dan dengan sebab sesuatu yang telah mereka (laki-laki) nafkahkan dari harta-hartanya. Maka wanita-wanita yang shalih adalah yang taat lagi memelihara diri di belakang suaminya sebagaimana Allah telah memelihara dirinya,” (Q.S. An Nisa : 34).

Hak seorang laki-laki adalah diikuti (pemimpin) bukan mengikuti (dipimpin). Allah SWT telah menetapkan  kaum laki-laki itu sebagai pemimpin kaum perempuan dan seorang suami sebagai pemimpin bagi istrinya.

"Dan kedua-duanya mendapati tuan (suami) wanita itu dimuka..." (Yusuf [12] : 25)

3) Wanita yang melayani suaminya dengan baik

Tugas utama istri adalah menjalankan tugas rumah tangga dengan sebaik-baiknya, melayani suami dengan baik serta mendidik anak-anaknya. Istri yang baik berusaha melayani suaminya dengan baik seperti menyiapkan makanannya, menyiapkan keperluannya, memenuhi kebutuhan biologisnya, menjaga perasaan suaminya jangan sampai suaminya terluka karena sikapnya.

Wanita yang demikian akan menjadi kesayangan suaminya dan bisa menjadi partner yang baik dalam mewujudkan rumah tangga yang sakinah dan menarik hal-hal positif dalam rumah tangganya, termasuk rezeki bagi suaminya.

4) Wanita yang berhias hanya untuk suaminya

“Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah,” (H.R. Muslim).

Adalah sifat wanita yang suka bersolek dan berhias, tapi wanita yang shalih hanya berhias dan menampakkan perhiasan untuk suaminya. Wanita yang jika dipandang suaminya selalu menyenangkan dan tahu bagaimana menyenangkan suaminya. Wanita yang bahkan malaikat pun mendo’akannya akan memudahkan rezeki datang padanya.

5) Jika ditinggal, menjaga kehormatan dan harta suami

Saat suami keluar mencari nafkah, istri yang ditinggalkan di rumah harus menjaga kehormatannya, menjaga dirinya dari tamu yang tidak pantas, membatasi keluar rumah jika tidak terlalu penting. Harta suami yang dititipkan padanya dipergunakan pada hal-hal yang bermanfaat dengan seizin suaminya. Wanita seperti ini memudahkan rezeki masuk ke dalam rumahnya sebagai upah dari ketaatannya kepada Allah dan kesetiaan pada suaminya.

6) Wanita yang senantiasa meminta ridha suami atasnya

Wanita ini tahu bagaimana menyenangkan hati suaminya. Menjaga sikap dan perilaku agar tidak menyinggung dan melukai perasaan suaminya. Dia selalu berusaha agar suaminya tidak ma rah padanya.

Dia tidak akan pergi tidur dalam keadaan ma rah atau meninggalkan suaminya dalam keadaan ma rah sampai memperoleh maafnya. Mengajak suaminya bercanda untuk menceriakan perkawinannya. Berusaha mendidik anak-anaknya dengan baik. Menjaga rahasia perkawinan dari orang lain.

”Maukah kalian kuberitahu istri-istri yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya, dimana jika suaminya ma rah dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata ” Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha,” (H.R. An Nasai).

Istri seperti ini adalah istri yang dimudahkan rezekinya melalui tangan suaminya karena amalan dan kesetiaan pada suaminya,

7) Wanita yang menerima pemberian suami dengan ikhlas

Wanita yang tidak pernah mengeluh berapapun rezeki yang dibawa pulang suaminya. Selalu ikhlas menerima dan menghargai apapun yang diberikan suami kepadanya. Banyak disyukuri sedikit pun diterima dengan ikhlas. Wanita seperti ini adalah wanita yang mensyukuri rezekinya.

Allah sudah menjanjikan bahwa jika kita bersyukur Dia akan menambah rezeki kita. Wanita yang bersyukur dan ikhlas rezekinya senantiasa bertambah baik kuantitas maupun keberkahannya yang akan diberi Allah langsung padanya ataupun melalui suaminya.

8) Wanita yang bisa menjadi partner meraih ridha Allah

Wanita yang menjadikan rumah tangganya sebagai ibadah, pengabdiannya kepada Allah. Bisa menjadi teman diskusi yang berimbang bagi suami. Bisa melakukan koreksi dan menyampaikan dengan lembut kepada suaminya.

Mendengarkan nasihat dan kata-kata suaminya dengan penuh perhatian. Sebelum melaksanakan ibadah sunnah seperti puasa sunnah meminta izin kepada suaminya dan tidak melaksanakan jika tidak diizinkan. Bisa menjadi pendorong dan motivator suami untuk meraih kesuksesan dunia dan akhirat. Itulah mengapa ada kalimat ”dibalik pria yang sukses ada wanita hebat di belakangnya”. Karena wanita seperti ini adalah rezeki utama suaminya.

9) Wanita yang tak pernah putus doa untuk suaminya

Wanita yang bersyukur adalah wanita yang menerima semua kehendak Allah padanya tapi tetap berusaha melakukan yang terbaik termasuk dengan mendoakan suami dan anak-anaknya agar sukses dunia akhirat.

Wanita ini tidak pernah putus do’a, tapi menjadikannya sebagai rutinitas harian, penghias bibir setelah shalat. Wanita ini tahu bahwa rezeki suaminya akan ditambah dan diberkahi jika dirinya senantiasa melibatkan Allah pada langkah suaminya melalui doa-doa yang dipanjatkannya setiap hari.

Demikianlah ciri-ciri seorang isteri yang didambakan oleh seorang suami. Isteri seumpama itu akan membuka pintu rezeki seorang suami. Semoga para suami di luar sana memperolehi seorang isteri yang akan menjadi asbab terbukanya pintu rezeki yang lebih luas lagi.

 sumber : berbagai sumber

0 komentar:

Posting Komentar



free counters